Makassar — Diguyur hujan, ratusan massa dari organisasi Elang Timur Indonesia bersama elemen masyarakat dan mahasiswa tetap menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolda Sulawesi Selatan, Senin (2/2/2026).
Aksi ini menagih ketegasan Kapolda Sulsel untuk segera mengusut tuntas dugaan penerimaan fee pada sejumlah proyek di Kabupaten Soppeng yang dinilai berpotensi merugikan keuangan negara serta mencoreng prinsip transparansi pembangunan.
Dalam orasinya, massa menegaskan bahwa praktik dugaan fee proyek tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Mereka mendesak kepolisian memeriksa dan menindak tegas pihak-pihak yang diduga terlibat tanpa pandang bulu.
Meski hujan terus mengguyur, para pendemo bertahan di depan Mapolda sebagai simbol keseriusan dan komitmen mengawal penegakan hukum agar tidak berhenti pada janji semata.
Aksi berlangsung aman dan tertib. Perwakilan massa diterima melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulsel untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.
Massa berharap Kapolda Sulsel segera mengambil langkah nyata, profesional, dan transparan agar penanganan kasus ini tidak menimbulkan kecurigaan publik serta benar-benar menghadirkan kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat.